Sabtu, 03 Maret 2018

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa




Laporan – Prastiwi
Wartawati CAKRAWALA

NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang Desa, serta menyepakati rencana kegiatan lintas desa di Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2019 dibuka oleh Camat Paron Setiyono, BA di Pendopo Kecamatan Paron (7/2/2018). Hadir dalam acara ini Unsur Pimpinan Kecamatan, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi  Dwi Rianto Jatmiko, Mahmudi dari anggota DPRD Kabupaten Ngawi,14 Kepala Desa disertai Sekdes  Perangkat Desa dan BPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Paron dan anggota, Ketua Bhayangkari Polsek Paron, Ketua Persit Koramil Paron, Ketua Tim Penggerak PKK Desa, tokoh masyarakat. Undangan yang hadir sekitar 100 orang.

Camat Paron Setiyono BA dalam sambutannya mengatakan, "Tujuan Musrenbangcam ini adalah untuk memberikan wahana dalam mensinergikan dan menyepakati prioritas usulan-usulan pembangunan sarana fisik dan non fisik dari 14 Desa Se-Wilayah Kecamatan Paron yang menjadi skala prioritas satu tahun mendatang. Usulan pembangunan ini ada yang terealisasi ada juga yang tidak terealisasi. Semua itu karena anggaran tidak mencukupi. Hasil Musrenbangcam ini selanjutnya akan dibawa ke BAPPLITBANG Kabupaten Ngawi untuk dijadikan dasar dalam pembahasan di Musrenbang Kabupaten Ngawi Tahun 2018 ini", jelasnya.

Camat Paron Setiyono menambahkan, "Usulan Musrenbang Kecamatan Paron yang disetujui dan menjadi prioritas untuk diusulkan ke BAPPELITBANG, diantaranya dari Desa Ngale Semenisasi di Dusun Blego dan pembangunan taman desa lokasi lapangan Desa Ngale. Desa Babadan, pembangunan paving jalan poros desa di 4 dusun. Desa Jambangan, pembangunan paving jalan poros desa di 3 dusun. Desa Kebon, pembangunan saluran/drainase jalan poros desa di Dusun Kebon. Desa Gelung, pembangunan paving jalan poros desa di Jalan Tani Marathon s/d Dusun.Sambirejo. Desa Dawu, pembangunan talud jalan lingkungan di Dusun Wates. Desa Paron, pembangunan saluran/drainase jalan poros desa di Dusun Paron. Desa Tempuran, pembangunan paving jalan poros desa di Dusun Bulakan dan Dusun Jegolan. Desa Kedungputri, pembangunan drainase di 3 dusun. Desa Semen, Pembangunan  aspal (hotmik) jalan lingkungan di Dusun  Bulakrejo. Desa Teguhan, pembangunan jembatan jalan poros desa di Dusun Teguhan, Desa Sirigan, pembangunan drainase di 3 dusun. Desa Gentong, pembangunan talud jalan poros desa di Dusun Cerme (antara Desa Gentong Kecamatan Paron dengan Desa Katikan Kecamatan Kedunggalar. Desa Jeblogan, Pembangunan paving jalan poros des di Dusun Kluweng dan Dusun Cenggerengan sampai perbatasan Desa Sirigan", imbuhnya. (Tiwi)

Semaraknya Panggung Gembira yang Diselenggarakan DISPARPORA Kabupaten Ngawi Tahun 2018



Laporan – Prastiwi
Wartawati Cakrawala

NGAWI - Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Panggung Gembira dengan menggandeng TV Swasta Nasional Indonesiar pada Tanggal (10 & 11/2/2018) bertempat di Taman Bermain Benteng Van Den Bosch yang lebih dikenal dengan nama Benteng Pendem. Acara Panggung Gembira sangat semarak, ribuan masyarakat Ngawi dan luar kota tumpah ruah di arena ini dihibur artis Ibukota jebolan d’ Academy Indosiar Fildan, Lesti, Danang, Selvi, Fitri, Norman dan Zega. Artis spesial Lagu Jawa Didi Kempot. Artis dangdut asli Ngawi Ikif dan Dina sabun Colek serta artis dangdut lainnya Wiwik Sagita, Uut Permata Sari dan Aulia DA. Juga dihibur Grup Band papan atas yang digemari anak muda saat ini Republik dan dipandu Host ternama Indra Bekti, Chan Calvin dan Upiak Isil.

Hadir dalam acara ini, yaitu Bupati Ngawi Ir. H.Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ony Anwar ST. MH, Sekda Drs.Mokh. Sodiq Triwidiyanto M.Si, Ketua DPRD Dwi Riyanto Djatmiko, Dandim 0805 Ngawi Letkol Inf Mordechai Triyandono, Danyon Armed 12 Kostrad Letkol Arm Wahyu Sujatmiko,  Wakapolres Ngawi Kompol Hartono mewakili Kapolres AKBP Pranatal Hutajulu, Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi Drs. Yulianto Kusprasetyo, Kepala OPD Kabupaten Ngawi, 19 Camat Bersatu dan masih lagi tamu undangan yang hadir.

Plt. Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi ketika ditemui Wartawan Cakrawala mengatakan, "Panggung Gembira Indosiar yang bertaraf Nasional ini dilaksanakan dalam rangka mempromosikan wisata di Kabupaten Ngawi agar dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan Dunia Internasional, karena Benteng Van Den Bosch merupakan Ikon Ngawi dan salah satu Destinasi Wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemkab Ngawi. Saya berharap, Panggung Gembira Indosiar ini menjadi awal bagi kita semua, pemerintah dan masyarakat untuk lebih serius membangun pariwisata. Dari sisi ekonominya, pengembangan pariwisata memang sangat menjanjikan, kalau seluruh pariwisata di Kabupaten Ngawi seperti Benteng Van Den Bosch, Air Terjun Pengantin; Bumi Perkemahan Selo Ondo yang terkenal dengan Air Terjun Teleng, Petilasan Masinan Kidang,  Sendang Keputren (Watu Talang),  Taman Wisata Hutan Segawen serta River Tubing Kali Cunthang yang tidak jauh dari Selo Ondo; Kebun Teh Jamus; Musiun Trinil; Pemandian Tawun yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain, jika dibangun dan dlikelola dengan serius dan profesional akan  mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga menambah PAD Kabupaten Ngawi. Di tahun 2018 ini, Disparpora Kabupaten Ngawi akan mulai membangun tempat-tempat pariwisata unggulan secara bertahap yang sumber dananya dari APBD dan APBN",  ujarnya. (Adv/Disparpora Kabupaten Ngawi).

Senin, 26 Februari 2018

MENINGKATKAN EKONOMI WARGA MELALUI PERTANIAN YANG FOKUS PADA KOMODITI UNGGULAN.





ANGATA - Bidang pertanian merupakan bagian yang paling penting dalam memajukan dan mendorong kafasitas ekonomi dalam sebuah lingkungan Masyarakat Perdesaan,  sehingga pemdes Boloso yang dinahkodai Mustamin memperkuat dan menjadingan bidang pertanian sebagai bidang yang sangat primer.


Sehingga dalam wawancara Awak media cakrawala,  Mustamin menjelaskan dalam pemaparannya mengatakan bahwa " Desa Boloso,  kec. Angata,  Kab. Konawe Selatan dalam tahun lalu, 2017 pembangunannya fokus pada penyiapan sarana infrastruktur,  terutama pada pembukaan jalan usaha tani dan peningkatan,  sehingga dengan tersedianya sarana khususnya jalan maka upaya dan usaha pertanian warga menjadi lebih muda dalam mengakses hasil - hasil buminya " pungkasnya


" yang merupakan sarana  dalam pembangunan infrastruktur dalam 2017 adalah : Pembukaan JUT 650 m,  Peningkatan jalan produksi 2.408, Pembangunan Deucher 13 unit,  RTLH bangun baru 3 unit,  Sumur Bor 2 titik serta Bumdes yang bergerak dalam usaha penyulingan Nilam, yang diharapkan kegiatan ini menjadi sarana penunjang untuk kepentingan umum dalam mendorong percepatan pembangunan yg fokus pada pertanian " ungkap Mustamin

Lanjutnya,  bahwa kegiatan ini berlangsung dilaksanakan TPK sebagai tim pelaksana kegiatan,  yang diketuai oleh,  Juslaibin,  Alfiansyah sebagai ketua Bumdes, jumlah KK desa yang saya nahkodai adalah 165, serta warga disini secara keseluruhan berpencaharian sebagai petani dan pekebun yang fokus pada komoditi Merica atau lada dan tanaman Nilam,  sekaligus kedua komoditi merupakan produk unggulan Desa Boloso, kata Kades Boloso

Ia juga menambahkan bahwa,  program DD ini sangat banyak manfaatnya,  baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pada pemberdayaannya yang telah nampak dan dirasakan manfaatnya,  Ia juga berharap pada pemerintah pusat, agar anggaran DD kedepan dapat meningkat, tutup Mustamin
( Akbar)

TEKAD PEMDES PEWUTAA DALAM MENJALANKAN PROGRA DAN MEMILIH PRODUK UNGGULAN, PATUT DIAPRESIASI




Laporan – Akbar
Wartawan CAKRAWALA

ANGATA - Desa Pewutaa,  Kec. Angata,  Kab.  Konawe Selatan,  yang dihuni sebanyak 240 kk, sebagian besar pencahariannya bergerak pada pertanian khususnya pada petani dan pekebun Merica atau Lada, sehingga saat ini hamparan lahan kebun merica warga mencapai kurang lebih 100 ha, dan menjadikan komoditi ini sebagai produk unggulan Desa yang terus ditingkatkan pengembangannya.


Sebagaimana ungkapan kades Pewutaa,  Sumitro pada media ini mengatakan bahwa " Masyarakat Desa Pewutaa yang saya nahkodai sebagian besar berpencaharian sebagai petani dan pekebun Merica,  yang sampai saat ini telah mencapai seluas 100 ha hamparan, sehingga pemdes menjadikan jenis komoditi ini sebagai produk unggulan Desa Pewutaa " pungkasnya


" untuk mendorong dan meningkatkan kegiatan dan hasil taninya dalam bidang pertanian,  Pemdes melakukan pembangunan infrastruktur untuk menyediakan akses Jalan sepanjang 3 km, dengan tujuan agar dapat lebih memudahkan lagi setiap aktifitas pertaniannya, dalam mengelolah dan mengantar hasil panennya " ungkap Sumitro


Lanjut Sumitro,  selain pembangunan JUT,  juga pembangunan Proteksi dengan volume 300 m,  RTLH 7 unit,  serta penganggaran modal Bumdes sebesar Rp. 71 juta,  namun Bumdes ini belum dapat berjalan disebabkan Masyarakat tidak ada yang bersedia menjadi pengurusnya, sehingga ini menjadi sebuah kendala yang sangat serius yang perlu dipikirkan secara bersama.

Ia juga menambahkan bahwa,  beberapa jenis kegiatan yang telah usai pembangunannya, yang dibiayai dari APBN melalui program DD tahun 2017, selain jenis kegiatan fisik yang sumber anggarannya dari DD,  juga ada dari sumber lain yakni,  pembangunan MCK 3 unit serta 20 WC komunal untuk 20 kk,  juga tetap optimis bahwa diakhir masa jabatannya nanti ditahun 2019, dapat mengubah perumahan warga yang masi kumu menjadi baik,  serta program nantinya akan fokus pada penyediaan perumahan dan penerangan atau listrik,  sebab kebutuhan atas perumahan dan listrik masi tergolong prioritas, tutup Sumitro sebagai Kades Pewutaa
( Akbar)

MTQ KE - 15 DI LANDONO DITUTUP H. ARSALIM, Kec. PALANGGA KEMBALI JUARA UMUM




Laporan – Akbar
Wartawan CAKRAWALA

LANDONO - Lomba Mushabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XV Tingkat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berlangsung tanggal 24 - 29 Januari 2018, resmi berakhir dan ditutup oleh Wakil Bupati Konsel, Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si di dampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir. Agusalim, M.Si, Kepala Kandepag Adnan Saufi, S.Pd.,M.Si, Anggota DPRD Syamsu, SP.,M.Si, Pimpinan Pondok Pesantren Gontor Putra 7 Ustadz Agus, bertempat di Tribun Utama Kecamatan Landono pada pukul 23.00 Wita, Senin (29/1/2018) Malam.


Penutupan MTQ di tandai dengan penyerahan secara simbolis berupa Dana Pembinaan oleh Wabup Konsel, H. Arsalim kepada Ketua Panitia kegiatan Asisten Satu, H. Agusalim, dilanjutkan pengumuman juara umum yang di bacakan Ka Kandepag Konsel yang juga Ketua Koordinator Dewan Hakim, Adnan Saufi yang mengatakan bahwa hasil penilaian keputusan Dewan Hakim MTQ XV bersifat mengikat dan final serta tidak bisa di ganggu gugat.


Hasil penilaian dari beberapa cabang yang di musabahkan dan sesuai Surat Keputusan Dewan Hakim, Nomor : 01/MTQ-Kab/I/2018, Kontingen Kecamatan Palangga kembali sukses dengan keluar sebagai juara umum dengan nilai tertinggi 44 poin, disusul urutan ke-2 Kec Angata dengan nilai 36, dan juara Umum ketiga jatuh kepada Kec Kolono dengan nilai 30.

Sedangkan penetapan juara peserta Pawai Ta'ruf oleh dewan juri yang dipimpin Ketuanya Hj. Nurlin Surunuddin, dengan anggota Hj. Arni Arsalim, Nadira, dan Farida Setyowati, memutuskan sebagai juara pertama diraih oleh kontingen tuan rumah Kecamatan Landono dengan nilai 540, kedua Kec Laeya 525, dan urutan ketiga jatuh kepada Kec Andoolo dengan nilai 500 poin.

Untuk hasil cabang tilawah, golongan  tartil putra Juara I Muh Ilham utusan Kec Kolono, ke-II Muh Thufail Kec Ranomeeto, Muh Rasyid Kec Angata, Golongan Tartil Putri, Juara I Ummu Kalsum utusan Kec Angata, ke-II Nur Azizah Kec Wolasi, ke-III Diva Kec Andoolo Barat. dan golongan cacat Netra Putri juara I oleh Farida utusan Kec Buke, urutan ke-II Qamaria dari Kec Benua.

Cabang Hifzil Qur'an, golongan 1 Juz Putra Juara Pertama oleh M. Sakti utusan Kec Kolono, ke-II Ail Salahuddin Kec Benua, ke-III M. Rasya Kec Tinanggea, 1 Juz Putri Juara I oleh Ribi Aprilia Kec Benua, ke-II Indah Kec Wolasi, ke-III Safrita Bili Kec Kolono Timur, untuk Golongan 20 Juz Putra juara I oleh Ahmad Fauzan Kec Angata, ke-II Andi Muh Sulfan Kec Laonti, ke-III Muh Irfan Kec Benua, 20 Juz Putri Juara I oleh Chandra Ningrum Kec Kolono,  ke-II Zaki Fikri Kec Konda, ke-III Fitrianti Kec Wolasi, Golongan 30 Juz Putra untuk juara pertama tidak ada, ke-II oleh Zulfikar Kec Angata, ke-II Sunandar Kec Wolasi, Gol 30 Juz Putri Juara I juga tidak ada, ke -II Badriatul Kec Buke, ke -III Istiqomah dari Kec Wolasi.

Dan Cabang Qasidah Rabbana Klasik golongan dewasa Putri Juara I oleh  BKMT Kec Landono, ke -II BKMT  Kec Mowila, golongan remaja putra juara I oleh BKMT Kec Landono, ke-II Kec Palangga, dan golongan remaja putri juara I utusan Kec Wolasi, ke-II Konda, dan juara III dari Kec Landono, adapun cabang bintang vokalis golongan dewasa putra juara I tidak ada, ke-II Ahmad Sapii Kec Palngga, ke-II Kec Andoolo Barat, golongan Dewasa Putri juara I oleh Asriani Kec Sabulakoa, ke-II Yuliana Kec Palangga, ke-III Kec Palangga Selatan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Konsel sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) H. Arsalim Arifin menyerahkan Trophy kepada Juara Umum I, II, dan III, dan dalam sambutannya usai penyerahan piala mengatakan terkait kegiatan MTQ ada beberapa yang menjadi evaluasi kami untuk di lakukan perbaikan agar lebih baik pada pelaksaan MTQ kedepannya.

"Dan dari pantauan kami, perlombaan kali ini merupakan MTQ paling semarak dan terbanyak pesertanya dari Mtq sebelumnya dengan melahirkan para juara, yang artinya hari ini kita sudah menciptakan Qori-Qoriyah dan Hafidz-Hafidzah, Khat-Khathatah maupun Mufassir-Mufassirah, Qasidah Rabbana Klasik dan Bintang Vokalis asli Konsel terbaik tanpa mengambil dari wilayah lain, yang nantinya mewakili daerah kita pada Mtq XXVII tingkat Provinsi di Kab Buton Utara Maret mendatang," urainya

"Tentunya hasilnya jangan kita berpuas diri, tapi terus dikembangkan potensi dan kemampuannya agar bisa bersaing dan mampu mempersembahkan prestasi dan mengharumkan nama Konsel di ajang provinsi, nasional jika perlu hingga ke tingkat internasional," tutur Arsalim.

"Ini juga merupakan salah satu Tekad dan tujuan kami bersama Bupati Konsel H. Surunuddin, yakni menjadikan Konsel Juara Umum atau minimal juara III pada lomba MTQ atau STQ Tingkat Provinsi, yang mana hal ini belum kita raih sama sekali sejak Konsel berdiri," ucapnya

"Apalagi dari hasil pengumuman juara, masing-masing Kecamatan memiliki unggulan sesuai keahliannya, dan jika di gabungkan akan menjadi kekuatan yang besar kita untuk mengikuti event besar tersebut," ungkapnya

Lanjut H. Arsalim, oleh karenanya perlu kerjasama dan sinergitas dengan pihak terkait seperti pondok pesantrean dan taman bacaan Al-Qur'an untuk melakukan pembinaan intensif, utamanya juga saya sebagai ketua LPTQ akan memaksimalkan pembinaan sampai ketingkat Kecamatan dan Desa sekaligus pengamalan Al-Qur'an di seluruh lapisan masyarakat Konsel yang didukung juga Perda No 9 tahun 2016 tentang pengentasan buta aksara Al-Qur'an untuk umat Islam.

"Jadi saya himbau kepada seluruh masyarakat, agar kegiatan MTq bukan hanya jadikan acara semata tapi menjadi pedoman dalam mengamalkan ayat Al-Qur'an, dan upaya untuk memahami arti, makna, dan isi kandungannya sehingga menjadi landasan moral dalam menjalankan aktivitas kehidupan secara individu maupun bermasyarakat," ucapnya

"Melalui kesempatan ini juga, saya mengucapkan terima kasih kepada Panitia, Kepolisian, TNI dan seluruh lapisan masyarakat karena telah membantu menyukseskan kegiatan ini tanpa ada hal-hal yang terjadi yang tidak kita inginkan, dan ini pertanda tingginya semangat rasa persaudaraan dan persatuan antara warga di Kab Konsel dan ini harus tetap kita junjung tinggi dan jaga untuk selamanya," ujarnya

"Dan selamat kepada kontingen yang berhasil menjadi yang terbaik agar terus meningkatkan kemampuannya, dan yang belum juara jangan berkecil hati tapi terus mengasah kemampuannya dengan terus berjuang menjadi juara, tidak ada kata terlambat karena masih banyak lomba yang akan kita selenggarakan kedepan, yang juga dalam rangka menjadikan konsel unggul, amanah religius sehingga terwujud Desa Maju Konsel Hebat" tutupnya
( Akbar)

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...