Tampilkan postingan dengan label TIPS & TRIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS & TRIK. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Desember 2017

PENINGKATAN INFRASTRUKTUR MERUPAKAN SARANA PRIORITAS DALAM PENGEMBANGAN LINGKUNGAN.




Laporan – Akbar
Wartawan Tabloid CAKRAWALA

ANDOOLO UTAMA - Upaya yang dilakukan pemdes merupakan langka - langka dalam pemenuhan sarana dan prasarana dalam menciptakan kebutuhan pemerintah serta Masyarakat dalam melakukan pelayanan, guna memastikan proses berjalannya roda pemerintahan dalam suatu wilaya berjalan lancar,  sebagai bentuk peningkatan infrastruktur yang merupakan sarana prioritas dalam pengembangan lingkungan pedesaan,  seperti yang tengah berjalan pelaksanaannya dalam realisasi tahap dua, yang sebelumnya telah menyelesaikan kegiatan fisik tahap satu, Desa Tetenggolasa,  kec. Andoolo utama,  kab. Konsel.
Adapun kegiatan fisik yang telah usai proses pembangunannya adalah pembangunan Rumah tidak layak huni ( RTLH)  sebanyak 10 unit,  untuk 10 rumah tangga tidak mampu,  peningkatan jalan sepanjang 3 km, serta kegiatan yang tengah berlangsung proses pembangunannya, sebagai kegiatan tahap dua adalah pengadaan Lampu Jalan tenaga Surya satu titik, Drainase dengan volume 160 m,  dan Deucher plat 4 unit.
Hal ini relevan dengan yang dipaparkan oleh Kades Tetenggolasa,  Muh. Mahruddin dalam wawancara dengan media ini mengatakan bahwa " Saat ini kami sedang menyelesaikan kegiatan tahap dua,  yang sebelumnya telah rampung 100% pelaksanaan kegiatan tahap satu,  yakni pembangunan RTLH 10 unit,  peningkatan jalan 3 km, adapun kegiatan tahap dua adalah pembangunan Drainase 160 m,  Deucher plat 4 unit dan pengadaan lampu jalan tenaga surya satu titik " ungkapnya
" ini merupakan kegiatan keseluruhan pada tahun 2017 yang telah merupakan kegiatan prioritas dan telah diawali dengan forum musyawara Desa Tetenggolasa, yang akan segra diselesaikan pembangunannya pada akhir Desember " kata Muh. Mahruddin
Lanjut Mahruddin,  adapun pelaksana kegiatan adalah TPKD yang diketuai oleh Ashabul Khafi serta ketua Bumdes adalah Handayani, jumlah kk Desa Tetenggolasa adalah 300 kk,  serta penerimah Rasjin sesuai pagu berjumlah 59 kk,  usaha yang dikembangkan Bumdes Tetenggolasa bergerak pada Saprodi dan penggemukan Sapi bergulir.
Ia juga menambahkan bahwa " sangat bersyukur dan gembira serta afresiasi pada pemda Konsel, juga pada pemerintah pusat karena program yang diluncurkan dan ditujukan ke setiap Desa,  sangat banyak manfaatnya, dan telah membantu pemerintahan di Desa dalam meningkatkan sarana infrastruktur, baik pada sektor pemerintahan,  sektor kesehatan,  sektor ekonomi yang saat ini telah dinikmati oleh seluruh elemen Masyarakat melalui ketersediaan saran dan prasaran " ucap Kades Tetenggolasa. ( Akbar)

DD TA 2017 Dari APBN Digunakan Pemdes Gelung Kec. Paron Kab. Ngawi Untuk Membangun Infrastruktur Desa




Laporan – Pratiwi
Wartawati Tabloid CAKRAWALA

NGAWI - Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 dari APBN digunakan Pemerintah Desa Gelung Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi untuk membangun Sarana Infrastruktur Desa.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Gelung, Jianto Jeglik, "Kucuran DD Tahun 2017 dari Pemerintah Pusat melalui APBN digunakan untuk membangun sarana Infrastruktur desa meliputi : Talud Penahan Tanah (TPT) di Dusun Sambirejo; TPT di Dusun Sambirejo; Rehab Jembatan Cor Beton di Dusun Gelung Barat; Paving Jalan Pemukiman di Dusun Bungur dan Paving Jalan Pemukiman di Jalan Sri Rejeki Dusun Bungur.

Pembangunan Infrastruktur difokuskan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Desa Gelung terutama Pavingisasi Jalan Pemukiman, dikarenakan jalan yang lama makadam &  kondisinya rusak berat. Apabila musim hujan keberadaan jalan licin, becek dimana air dari selokan masuk ke badan jalan, sehingga bisa menjatuhkan pengendara Roda 2 yang melewatinya. Dibangunnya jalan paving ini dengan harapan untuk memudahkan sarana transportasi warga masyarakat Dusun dalam menjual hasil bumi & home industri ke kota & desa-desa sekitar. Selaku Kades, saya mengawasi langsung pelaksanaan seluruh pembangunan Sarana Infrastruktur Desa ini agar tidak terjadi penyimpangan", ungkapya.

Lebih lanjut Darmadi selaku Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Bidang Pembangunan menjelaskan, "Pembangunan TPT di RT. 01 RW. 04 Dusun Sambirejo menggunakan anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- dengan volume 54,145 m2; Pembangunan TPT di RT. 04 RW. 04 Dusun Sambirejo menggunakan anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- dengan volume 54,145 m2; Rehab Jembatan Cor Beton di RT. 02 RW. 05 Dusun Gelung Barat menggunakan anggaran sebesar Rp.40.000.000 dengan volume 3 x 12,1 m; Pembangunan Paving Jalan Pemukiman (lanjutan) di RT. 03 RW. 03 Dusun Bungur menggunakanğĺ Bungur menggunakan anggaran sebesar Rp.117.000.000,- dengan volume 4 x 231 m. Kami selaku TPK Bidang Pembangunan dalam menggerjakan proyek Sarana Infrastruktur Desa dari DD Tahun 2017 sesuai dengan Bestek atau RAB, sehingga dapat mempertanggungjawabkan apabila ada pemeriksaan dari Inspektorat & BPK", jelasnya. (Tiwi)

Senin, 06 November 2017

Disparpora Kabupaten Ngawi Mengadakan Lomba Drumband Bupati Cup 2017




Laporan – Prastiwi
Wartawati Tabloid Cakrawala

NGAWI - Dinas Pariwisata, Pemuda & Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi mengadakan Lomba Drumband Bupati Cup 2017 pada tanggal (31 Oktober 2017) bertempat di Alun-alun Merdeka Ngawi. Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar ST, MH ditandai dengan pemukulan Drum. Hadir di acara pembukaan, yaitu Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, MH, MM., Plt. Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi Drs. Yulianto Kusprasetyo, Kapolres Ngawi, Kasdim 0805 Ngawi, Danyon Armed 12 Ngawi, Ketua Koni Kabupaten Ngawi Rachmad Suprasono, SH, Para Kadin di lingkup Pemkab Ngawi & Para Kepala Sekolah SD, MI, SMP, MTSN & SMA, SMK, & MAN yang mengikuti lomba Drumband.


Plt. Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi Drs. Yulianto Kusprasetyo mengatakan, "Lomba Drumband Bupati Cup 2017 mengangkat Tema 'Sumpah Pemuda', objeknya adalah pemuda. Tujuan utama Lomba Drumband ini adalsh mengembangkan minat dan bakat yang berupa kemampuan berekspresi pada pelajar.
Selamat kepada seluruh pemenang, semoga dengan semangat Hari Sumpah Pemuda ke-89, berkegiatan kreatif dan sportif mampu menjaga kedaulatan bangsa ini. Kegiatan Drumband berangkat dari berbagai jenis alat musik namun karena dimainkan secara bersama akan menjadi baik dan harmonis, wujud persatuan yang erat dan sinergi antar seluruh komponennya", ujarnya.

Lebih lanjut Kabid Pemuda dan Olahraga Peggy Yudho Subekti, S.STP, MH selaku Koordinator  Penyelenggaraan Lomba Drumband menjelaskan, "Lomba Drumband Pelajar Bupati Cup 2017 diikuti 25 Regu Drumband Pelajar Se-Kabupaten Ngawi, terdiri dari Regu Drumband SD, MI, SMP, MTsN5, SMA, SMK & MAN. Dewan Jurinya dari KONI Pengprov Cabor Drumband Jawa Timur & Juri Lokal yang sudah bersertifikat Nasional, yaitu Yoni, S.Pd, Drs. Samsul dan Abdul Salam. Sedangkan Juri Lokalnya, yaitu Drs. Mafudzi M.Ag., Moch Ridho S.PdI., Mariana Afridawati, Subardi S.Ag dan Subardi S.Ag. Penilaian Lomba Drumbang ini, jurinya sangat fairplay, jadi pemenangnya suguhannya, penampilanya memang benar2 sempurna dan bagus dan layak disebut sebagai Juara. Adapun Pemenang Limba Drumband Bupati Cup 2017 adalah :

TINGKAT SMP, MTsN, SMA, MAN, yaitu :
Juara Unjuk Gelar :
MTsN Kedunggalar
SMAN 1 Widodaren
SMPN 1 Kedunggalar

Juara Gitapati :
MTsN Kedunggalar
SMP Islamiyah Widodaren
SMAN 1 Widodaren

Juara Paramanandi :
MTsN Kedunggalar
SMP Islamiyah Widodaren
SMAN 1 Widodaren

TINGKAT SD
Juara Unjuk Gelar SD Non Brass :
SD Karangasri 1 Ngawi
MI Nurulsalam
SD Muhammadiyah Sine
Juara Unjuk Gelar Tingkat SD Brass :

MI Muh Nglencong Sine
MIN 5 Gelung
MI Muhammadiyah Walikukun
Juara Paramanandi Tingkat SD:

MIN 5 Gelung
MI Muhammadiyah Walikukun
MI Muhammadiyah Nglencong
Juara Gitapati Tingkat SD :

MI Muhammadiyah Nglencung
MI Muhammadiyah Walikukun
MIN 5 Gelung.

Selamat kepada seluruh pemenang Lomba Drumband Bupati Cup 2017", jelasnya. (Tiwi)

Minggu, 08 Oktober 2017

Dinas Perdagangan, Perindustrian & Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi Mengadakan Pelatihan Bahasa Korea Tahun 2017




NGAWI - Dinas Perdagangan, Perindustrian & Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi Mengadakan Pendidikan & Pelatihan Ketrampilan Bagi Tenaga Kerja khususnya Pelatihan Bahasa Korea bertempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) yang sumber dananya dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun 2017. Pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 19 September s/d 17 Oktober 2017.

Seperti diungkapkan  Kabid Tenaga Kerja Wiwin Sumarti S.Sos, "Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Korea mendapat animo yang luar biasa dari para lulusan SMA & SMK yang ingin bekerja di Negara Korea khususnya Negara Korea Selatan. Terbatasnya dana & tempat,  peserta harus antri karena peserta tidak dikenakan biaya alias gratis. Peserta diajar Instruktur Bahasa Korea yang sangat profesional memiliki TOT (Training of Trainer) bersertifikat uji kompetensi pendidik, kemampuan instruktur Bahasa Korea tidak perlu diragukan. Pembelajaran sangat profesional dalam membangun SDM yang unggul dan cerdas, sehingga mampu  berbahasa Korea yang baik dan benar dalam menghadapi kompetisi dunia global", ujarnya.

Lebih lanjur Wiwin menjelaskan, "Para lulusan pendidikan dan pelatihan Bahasa Korea ini diharapkan bisa diterima dan diserap kerja diberbagai sektor industri di Perusahaan Korea di Indonesia dan Perusahaan industri di Negara Korea", ujarnya. (Tiwi)


Minggu, 23 April 2017

Pemilihan Duta Wisata Wakatobi




Wakatobi- Setelah melewati proses seleksi dan persaingan yang begitu ketat RudiyantoLapaudi yang mewakili Sanggar Kanamingku dan Nuraisyah mewakili Wangi-Wangi, keduanya terpilih sebagaiDuta Wisata Wakatobi.Keputusan mutlak dan tidak bisa diganggu gugat itu ditetapkan oleh Dewi Amor yang juga adalah Ratu Citra 2016, Oktrisman, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara serta Ketua Tim Penggerak PKK, Nyonya Safaria Arhawi.Event sekali dalam setahun ini dilaksanakan oleh Pemerintah daerah melalui Dinas Priwisata Kabupaten Wakatobi pemilihan Duta Wisata Wakatobi, dengan tema Membangun kualitas dan daya saing kepariwisataan pemuda kabupaten Wakatobi Ana Moane dan Ana Kalambe 2017, digedung Pesanggrahan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.Dalam proses seleksi, setiap peserta di wajibkan menjawab pertanyaan dewan juri dalam hal kepariwisataan baik dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris maupun Bahasa Mandarin.Ditemui usai dinobatkan sebagai Duta Wisata Wakatobi keduanya kompak mengatakan bahwa ini diluar dugaan mengingat peserta lainnya sangat luar biasa kecerdasannya.“Kami tidak meyangka bisa terpilih, kendati para pesaing tingkat kecerdasannya diatas rata2, dan secarapribadi kami juga bangga sebagai putra daerah bisa terpilih menjadi duta wisata wakatobi, sebab sebagai putra daerah kami bisa ikut serta dan ambil bagian dalam mempromosikan wakatobi, baik secara Nasional maupunInternasional.” Ungkap Rudiyanto Lapaudi. Senin, (10/04/17).Yang terpenting, sambungnya, adalah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan pengembangan destinasi, ekonomi kreatif, dan kelembagaan, misalnya, sumber daya manusia (SDM), tempat pelatihan seperti sanggar, karena tanpa support dari Pemerintah kami bukanlah apa-apa.Pemilihan Duta Wisata dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Waktobi Muhammad Ilyas Abibu aggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Republik Indonesia (RI), Wa Ode Hamsinah Bolu dan Kepala Dinas Pariwisata, Nadar serta Diikuti Sebanyak 12 pasang peserta dari 8 kecamatan yang ada di Wakatobi.Diketahui Pasangan Duta Wisata ini merupakan jebolan Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Rudiyanto Lapaudi adalah Alumni Fakultas Hukum, sementara Nuraisyah adalah mahasiswi fakultas pendidikan jurusan Sastra Inggris.


Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...