Senin, 26 Februari 2018

MENINGKATKAN EKONOMI WARGA MELALUI PERTANIAN YANG FOKUS PADA KOMODITI UNGGULAN.





ANGATA - Bidang pertanian merupakan bagian yang paling penting dalam memajukan dan mendorong kafasitas ekonomi dalam sebuah lingkungan Masyarakat Perdesaan,  sehingga pemdes Boloso yang dinahkodai Mustamin memperkuat dan menjadingan bidang pertanian sebagai bidang yang sangat primer.


Sehingga dalam wawancara Awak media cakrawala,  Mustamin menjelaskan dalam pemaparannya mengatakan bahwa " Desa Boloso,  kec. Angata,  Kab. Konawe Selatan dalam tahun lalu, 2017 pembangunannya fokus pada penyiapan sarana infrastruktur,  terutama pada pembukaan jalan usaha tani dan peningkatan,  sehingga dengan tersedianya sarana khususnya jalan maka upaya dan usaha pertanian warga menjadi lebih muda dalam mengakses hasil - hasil buminya " pungkasnya


" yang merupakan sarana  dalam pembangunan infrastruktur dalam 2017 adalah : Pembukaan JUT 650 m,  Peningkatan jalan produksi 2.408, Pembangunan Deucher 13 unit,  RTLH bangun baru 3 unit,  Sumur Bor 2 titik serta Bumdes yang bergerak dalam usaha penyulingan Nilam, yang diharapkan kegiatan ini menjadi sarana penunjang untuk kepentingan umum dalam mendorong percepatan pembangunan yg fokus pada pertanian " ungkap Mustamin

Lanjutnya,  bahwa kegiatan ini berlangsung dilaksanakan TPK sebagai tim pelaksana kegiatan,  yang diketuai oleh,  Juslaibin,  Alfiansyah sebagai ketua Bumdes, jumlah KK desa yang saya nahkodai adalah 165, serta warga disini secara keseluruhan berpencaharian sebagai petani dan pekebun yang fokus pada komoditi Merica atau lada dan tanaman Nilam,  sekaligus kedua komoditi merupakan produk unggulan Desa Boloso, kata Kades Boloso

Ia juga menambahkan bahwa,  program DD ini sangat banyak manfaatnya,  baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pada pemberdayaannya yang telah nampak dan dirasakan manfaatnya,  Ia juga berharap pada pemerintah pusat, agar anggaran DD kedepan dapat meningkat, tutup Mustamin
( Akbar)

TEKAD PEMDES PEWUTAA DALAM MENJALANKAN PROGRA DAN MEMILIH PRODUK UNGGULAN, PATUT DIAPRESIASI




Laporan – Akbar
Wartawan CAKRAWALA

ANGATA - Desa Pewutaa,  Kec. Angata,  Kab.  Konawe Selatan,  yang dihuni sebanyak 240 kk, sebagian besar pencahariannya bergerak pada pertanian khususnya pada petani dan pekebun Merica atau Lada, sehingga saat ini hamparan lahan kebun merica warga mencapai kurang lebih 100 ha, dan menjadikan komoditi ini sebagai produk unggulan Desa yang terus ditingkatkan pengembangannya.


Sebagaimana ungkapan kades Pewutaa,  Sumitro pada media ini mengatakan bahwa " Masyarakat Desa Pewutaa yang saya nahkodai sebagian besar berpencaharian sebagai petani dan pekebun Merica,  yang sampai saat ini telah mencapai seluas 100 ha hamparan, sehingga pemdes menjadikan jenis komoditi ini sebagai produk unggulan Desa Pewutaa " pungkasnya


" untuk mendorong dan meningkatkan kegiatan dan hasil taninya dalam bidang pertanian,  Pemdes melakukan pembangunan infrastruktur untuk menyediakan akses Jalan sepanjang 3 km, dengan tujuan agar dapat lebih memudahkan lagi setiap aktifitas pertaniannya, dalam mengelolah dan mengantar hasil panennya " ungkap Sumitro


Lanjut Sumitro,  selain pembangunan JUT,  juga pembangunan Proteksi dengan volume 300 m,  RTLH 7 unit,  serta penganggaran modal Bumdes sebesar Rp. 71 juta,  namun Bumdes ini belum dapat berjalan disebabkan Masyarakat tidak ada yang bersedia menjadi pengurusnya, sehingga ini menjadi sebuah kendala yang sangat serius yang perlu dipikirkan secara bersama.

Ia juga menambahkan bahwa,  beberapa jenis kegiatan yang telah usai pembangunannya, yang dibiayai dari APBN melalui program DD tahun 2017, selain jenis kegiatan fisik yang sumber anggarannya dari DD,  juga ada dari sumber lain yakni,  pembangunan MCK 3 unit serta 20 WC komunal untuk 20 kk,  juga tetap optimis bahwa diakhir masa jabatannya nanti ditahun 2019, dapat mengubah perumahan warga yang masi kumu menjadi baik,  serta program nantinya akan fokus pada penyediaan perumahan dan penerangan atau listrik,  sebab kebutuhan atas perumahan dan listrik masi tergolong prioritas, tutup Sumitro sebagai Kades Pewutaa
( Akbar)

MTQ KE - 15 DI LANDONO DITUTUP H. ARSALIM, Kec. PALANGGA KEMBALI JUARA UMUM




Laporan – Akbar
Wartawan CAKRAWALA

LANDONO - Lomba Mushabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XV Tingkat Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berlangsung tanggal 24 - 29 Januari 2018, resmi berakhir dan ditutup oleh Wakil Bupati Konsel, Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si di dampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ir. Agusalim, M.Si, Kepala Kandepag Adnan Saufi, S.Pd.,M.Si, Anggota DPRD Syamsu, SP.,M.Si, Pimpinan Pondok Pesantren Gontor Putra 7 Ustadz Agus, bertempat di Tribun Utama Kecamatan Landono pada pukul 23.00 Wita, Senin (29/1/2018) Malam.


Penutupan MTQ di tandai dengan penyerahan secara simbolis berupa Dana Pembinaan oleh Wabup Konsel, H. Arsalim kepada Ketua Panitia kegiatan Asisten Satu, H. Agusalim, dilanjutkan pengumuman juara umum yang di bacakan Ka Kandepag Konsel yang juga Ketua Koordinator Dewan Hakim, Adnan Saufi yang mengatakan bahwa hasil penilaian keputusan Dewan Hakim MTQ XV bersifat mengikat dan final serta tidak bisa di ganggu gugat.


Hasil penilaian dari beberapa cabang yang di musabahkan dan sesuai Surat Keputusan Dewan Hakim, Nomor : 01/MTQ-Kab/I/2018, Kontingen Kecamatan Palangga kembali sukses dengan keluar sebagai juara umum dengan nilai tertinggi 44 poin, disusul urutan ke-2 Kec Angata dengan nilai 36, dan juara Umum ketiga jatuh kepada Kec Kolono dengan nilai 30.

Sedangkan penetapan juara peserta Pawai Ta'ruf oleh dewan juri yang dipimpin Ketuanya Hj. Nurlin Surunuddin, dengan anggota Hj. Arni Arsalim, Nadira, dan Farida Setyowati, memutuskan sebagai juara pertama diraih oleh kontingen tuan rumah Kecamatan Landono dengan nilai 540, kedua Kec Laeya 525, dan urutan ketiga jatuh kepada Kec Andoolo dengan nilai 500 poin.

Untuk hasil cabang tilawah, golongan  tartil putra Juara I Muh Ilham utusan Kec Kolono, ke-II Muh Thufail Kec Ranomeeto, Muh Rasyid Kec Angata, Golongan Tartil Putri, Juara I Ummu Kalsum utusan Kec Angata, ke-II Nur Azizah Kec Wolasi, ke-III Diva Kec Andoolo Barat. dan golongan cacat Netra Putri juara I oleh Farida utusan Kec Buke, urutan ke-II Qamaria dari Kec Benua.

Cabang Hifzil Qur'an, golongan 1 Juz Putra Juara Pertama oleh M. Sakti utusan Kec Kolono, ke-II Ail Salahuddin Kec Benua, ke-III M. Rasya Kec Tinanggea, 1 Juz Putri Juara I oleh Ribi Aprilia Kec Benua, ke-II Indah Kec Wolasi, ke-III Safrita Bili Kec Kolono Timur, untuk Golongan 20 Juz Putra juara I oleh Ahmad Fauzan Kec Angata, ke-II Andi Muh Sulfan Kec Laonti, ke-III Muh Irfan Kec Benua, 20 Juz Putri Juara I oleh Chandra Ningrum Kec Kolono,  ke-II Zaki Fikri Kec Konda, ke-III Fitrianti Kec Wolasi, Golongan 30 Juz Putra untuk juara pertama tidak ada, ke-II oleh Zulfikar Kec Angata, ke-II Sunandar Kec Wolasi, Gol 30 Juz Putri Juara I juga tidak ada, ke -II Badriatul Kec Buke, ke -III Istiqomah dari Kec Wolasi.

Dan Cabang Qasidah Rabbana Klasik golongan dewasa Putri Juara I oleh  BKMT Kec Landono, ke -II BKMT  Kec Mowila, golongan remaja putra juara I oleh BKMT Kec Landono, ke-II Kec Palangga, dan golongan remaja putri juara I utusan Kec Wolasi, ke-II Konda, dan juara III dari Kec Landono, adapun cabang bintang vokalis golongan dewasa putra juara I tidak ada, ke-II Ahmad Sapii Kec Palngga, ke-II Kec Andoolo Barat, golongan Dewasa Putri juara I oleh Asriani Kec Sabulakoa, ke-II Yuliana Kec Palangga, ke-III Kec Palangga Selatan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Konsel sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) H. Arsalim Arifin menyerahkan Trophy kepada Juara Umum I, II, dan III, dan dalam sambutannya usai penyerahan piala mengatakan terkait kegiatan MTQ ada beberapa yang menjadi evaluasi kami untuk di lakukan perbaikan agar lebih baik pada pelaksaan MTQ kedepannya.

"Dan dari pantauan kami, perlombaan kali ini merupakan MTQ paling semarak dan terbanyak pesertanya dari Mtq sebelumnya dengan melahirkan para juara, yang artinya hari ini kita sudah menciptakan Qori-Qoriyah dan Hafidz-Hafidzah, Khat-Khathatah maupun Mufassir-Mufassirah, Qasidah Rabbana Klasik dan Bintang Vokalis asli Konsel terbaik tanpa mengambil dari wilayah lain, yang nantinya mewakili daerah kita pada Mtq XXVII tingkat Provinsi di Kab Buton Utara Maret mendatang," urainya

"Tentunya hasilnya jangan kita berpuas diri, tapi terus dikembangkan potensi dan kemampuannya agar bisa bersaing dan mampu mempersembahkan prestasi dan mengharumkan nama Konsel di ajang provinsi, nasional jika perlu hingga ke tingkat internasional," tutur Arsalim.

"Ini juga merupakan salah satu Tekad dan tujuan kami bersama Bupati Konsel H. Surunuddin, yakni menjadikan Konsel Juara Umum atau minimal juara III pada lomba MTQ atau STQ Tingkat Provinsi, yang mana hal ini belum kita raih sama sekali sejak Konsel berdiri," ucapnya

"Apalagi dari hasil pengumuman juara, masing-masing Kecamatan memiliki unggulan sesuai keahliannya, dan jika di gabungkan akan menjadi kekuatan yang besar kita untuk mengikuti event besar tersebut," ungkapnya

Lanjut H. Arsalim, oleh karenanya perlu kerjasama dan sinergitas dengan pihak terkait seperti pondok pesantrean dan taman bacaan Al-Qur'an untuk melakukan pembinaan intensif, utamanya juga saya sebagai ketua LPTQ akan memaksimalkan pembinaan sampai ketingkat Kecamatan dan Desa sekaligus pengamalan Al-Qur'an di seluruh lapisan masyarakat Konsel yang didukung juga Perda No 9 tahun 2016 tentang pengentasan buta aksara Al-Qur'an untuk umat Islam.

"Jadi saya himbau kepada seluruh masyarakat, agar kegiatan MTq bukan hanya jadikan acara semata tapi menjadi pedoman dalam mengamalkan ayat Al-Qur'an, dan upaya untuk memahami arti, makna, dan isi kandungannya sehingga menjadi landasan moral dalam menjalankan aktivitas kehidupan secara individu maupun bermasyarakat," ucapnya

"Melalui kesempatan ini juga, saya mengucapkan terima kasih kepada Panitia, Kepolisian, TNI dan seluruh lapisan masyarakat karena telah membantu menyukseskan kegiatan ini tanpa ada hal-hal yang terjadi yang tidak kita inginkan, dan ini pertanda tingginya semangat rasa persaudaraan dan persatuan antara warga di Kab Konsel dan ini harus tetap kita junjung tinggi dan jaga untuk selamanya," ujarnya

"Dan selamat kepada kontingen yang berhasil menjadi yang terbaik agar terus meningkatkan kemampuannya, dan yang belum juara jangan berkecil hati tapi terus mengasah kemampuannya dengan terus berjuang menjadi juara, tidak ada kata terlambat karena masih banyak lomba yang akan kita selenggarakan kedepan, yang juga dalam rangka menjadikan konsel unggul, amanah religius sehingga terwujud Desa Maju Konsel Hebat" tutupnya
( Akbar)

KEMAJUAN DI BIDANG PEMBANGUNAN DESA SANDARSIH JAYA, PATUT DIAPRESIASI




Laporan – Akbar
Wartawan CAKRAWALA

ANGATA - Ucapan apresiasi patut didapatkan oleh pemdes sandarsih jaya,  kec. Angata,  Kab. Konawe Selatan, pasalnya sebelum menjadi orang nomor satu di Desa ini,  sebagai Kades yang menahkodai daerah ini, kemajuan belum nampak seperti sekarang, ini menunjukan adanya kemajuan yang sangat signifikan sekaligus menandakan bahwa pribadi seorang Sunandar adalah pribadi yang memiliki jiwa dan semangat besar untuk membangun.


Sehingga dalam pantauan media ini diwilayah kerjanya tampak beberapa jenis fisik bangunan yang sudah berdiri jokoh dan telah dinikmati manfaatnya oleh warga sekitar,  sebagaimana kutipan suara Kades Sandarsih jaya,  Sunandar pada media ini menjelaskan bahwa " Dalam kepemimpinan priode saya saat ini fokus pada pembangunan Infrastruktur,  dengan mengalokasikan anggara DD secara tepat, sehingga asas manfaat setiap kegiatan fisik tercapai " paparnya


" dalam tahun lalu ( 2017 ), telah berhasil dan sukses melakukan beberapa pembangunan seperti : pembangunan proteksi 350 m,  WC komunal 40 unit,  Deucher 3 unit,  perpipaan Air bersih 100 m,  serta oengadaan Toar 39 unit,  pengadaan seng 25 kk yang masing - masing mendapat 60 lembar/ rumah, serta penyertaan modal Bumdes Rp. 70 juta,  yang dilaksanakan TPK, yang diketuai Midun " pungkas Sunandar

Lanjutnya,  Desa ini dihuni oleh berbagai etnis,  suku dan budaya namun tetap dalam hidup berdampingan yang rukun,  aman dan tentram, dengan pencaharian warga bergerak sebagai petani dan pekebun merica sekaligus komoditi ini menjadi produk unggulan Desa Sandarsih Jaya serta komoditi tanaman Nilam, hal ini juga merupakan kesesuaian antara program pemda Konsel dalam rangka meningkatkan kafasitas ekonomi Masyarakat secara menyeluru,  guna mencapai DESA MAJU KONSEL HEBAT " terang Sunandar

" Ia juga menambahkan bahwa,  program pemerintah pusat yang diturunkan disetiap daerah perdesaan sangat banyak menimbulkan manfaat,  baik manfaat pada Masyarakat juga pada pemerintah di Desa,  sehingga tidak ada alasan lagi bagi setiap kades untuk mempercepat dan meningkatkan pembangunan pada segala bidang,  berdasrkan kebutuhan prioritas " tutup Sunandar sebagai Kades Sandarsih Jaya
( Akbar)

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...