Jumat, 22 September 2017

Dinas Pangan & Perikanan Kabupaten Ngawi Berkontribusi Pada Acara Inbox 2017 Menggalakkan Gemar Makan Ikan Pada Siswa SD & SMP




Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pangan dan Perikanan berkontribusi pada acara Inbox 2017 menggalakkan gemar makan ikan pada Siswa SD & SMP, karena tingkat konsumsi ikan per kapita masih rendah. Gemar makan ikan ini baik untuk kesehatan dan kecerdasan anak, nutrisi-nutrisi yang terkandung dalam ikan juga sangat bagus bagi pertumbuhan anak. Oleh karena itu Dinas Pangan & Perikanan menganjurkan kepada orang tua  melalui berbagai Sosialisasi agar lebih banyak lagi mengonsumsi berbagai jenis ikan yang halal untuk putra-putrinya pada masa pertumbuhan yang di implementasikan pada acara Inbox 2017 dengan memberikan kepada 5000 anak SD & SMP berupa olahan nugget dari hasil olahan Ikan Patin pada Sabtu  (02/09/2017).

Ikan merupakan hewan air yang memiliki gizi, mineral, nutrisi dan vitamin sehingga dipercaya memberikan berbagai manfaat kesehatan dari otak hingga jantung bagi yang gemar mengkonsumsinya. Mengkonsumsi ikan secara benar, baik dari segi memilih jenis ikan dan mengolahnya dapat mendatangkan manfaat secara maksimal untuk mencegah beberapa penyakit.
Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Ir Sunito M.Si mengatakan, "Gerakan ini merupakan momentum yang baik dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Ngawi yang sehat dan cerdas. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan masyarakat yang sehat fisik dan mental, disamping untuk meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat", ujarnya. Lebih lanjut Sunito menerangkan, "Sosialisasi gemar makan ikan diintensifkan karena ikan merupakan sumber gizi yang penting bagi tubuh. Kandungan asam lemak Omega-3 pada ikan juga dapat menurunkan kadar kolesterol, dengan mengonsumsi ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan otak anak, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakan terutama ana-anak usia dini, siswa SD & SMP menganjurkan untuk  gemar makan ikanp“, terangnya.

”Untuk itu upaya harus terus dilaksanakan agar dicapai derajad kecerdasan dan kesehatan guna mencapai ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini kita sebarkan misi konsumsi ikan, dengan dukungan dan sinergitas dari unit terbesar sekolah-sekolah hingga unit terkecil, keluarga. Saya memiliki keyakinan misi ini dapat tercapai dan maksimal. Dalam hal ini, peran semua pihak sangat penting dan strategis dalam mensosialisasikan dan mendukung gerakan ini. Dimana tindak lanjut bagi masyarakat agar dilakukan secara nyata dan berjenjang", jelas Handry Astuti S.Pt., M.Si Kabid Perikanan. Lebih lanjut Handry menambahkan, "Pemberian hasil olahan ikan Lele & Patin dalam bentuk Nuget pada Siswa SD & SMP pada acara Inbox 2017 di Alun2 Merdeka Ngawi adalah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya makan ikan, memberikan pengetahuan manfaat makan ikan guna menambah wawasan dalam memberikan bahan makanan yang bergizi cukup dan seimbang serta mengajak masyarakat memilih ikan sebagai menu makanan sehari-hari bagi keluarga", imbuhnya. (Tiwi)

Perhutani tidak gubris masyarakaat desak bupati surati gubernur.




PANGANDARAN - Sejak januari kemarin kabar telah berhembus kemasyarakat langkaplancar dan cigugur mengenai rencana penebangan yang dilakukan oleh Perum Perhutani KPH Ciamis, hal tersebut diperkuat dengan keluarnya Surat Perintah Kerja (SPK) supaya bisa dilakukan secepatnya.
Akibat kurangnya sosialisasi yang minim dan terkesan tebang pilih terhadap masyarakat yang disosialialisasikan, sehingga banyak masyarakat sekitar penebangan kurang mengetahui rencana tersebut.
Rencana yang dilakukan perhutani akhirnya mendapat protes dan penolakan warga setempat,  hingga puncaknya bulan agustus kemarin masyarakat menggalang dukungan masa untuk menolak aksi penebangan. Penolakan tersebut sangat masif sehingga kepala desa sekecamatan Langkaplancar beserta ribuan masa sepakaat menolak penebangan yang dilakukan oleh perhutani KPH Ciamis.
Bukan tanpa alasan masyarakat sekitar hutan produksi melakukan penolakan, selain kawasan tersebut masuk kawasan resapan air menurut perda Kabupaten Ciamis Nomor 15 Tahun 2012 tentang RTRW 2012-2031 dan Raperda RTRW Kabupaten pagandaran juga karena dua Kecamatan tersebut merupakan kawasan rawan bencana longsor dan kekeringan.
"Sebelumnya telah terjadi banjir bandang dan longsor yang mengakibatkan rusaknya jembatan dan beberapa Sawah sekaligus kolam Ikan milik warga, untungnya tidak sampai menghilangkan jiwa orang" ucap Dace salah seorang tokoh masyarakat bojongkondang
Dia menambahkan dampak dari penebangan yang dilakukan sebelumnya sudah merusak sumber air dan rasa was was warga setempat mengingat kemiringan bukit dan gunung melebihi 45 Derajat dan kemungkinan terburuk bisa terjadi.
"Kami juga berharap SPK penebangan seluas 32 Ha segera dicabut sehingga masyarakat bisa merasa tenang, karena setiap hari masyarakat secara bergantian menjaga leuwung (Hutan-Red)" imbuhnya.
Akibat gejolaknya penolakan warga yag semakin masif sampai akhirnya Pemda Pangandaran merespon dengan dikeluarkannya Surat tertanggal 23 Agustus 2017 Nomor Surat 522.8.81/582/DLHK/2017 yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat dan di tembuskan ke Dinas dan Kementrian terkait. Dengan kejadian itu forum AKAR selaku anggota walhi jabar mengecam keras kegiatan penebangan hutan di kec. Langkap Lancar ... Begitu juga kata turehan selaku atifis lingkungan dari BARa. Perhutani jangan hanya berfikir itu hutan produksi dan ke untungan saja harus di perhitungkan juga segi keamanan buat masyarakat sekitar juga jangan seperti di banjar setelah penebangan hutan produksi di tanami pohon pisang maka sering terjadi longsor apa bila musim hujan.. { Asep Eboe}

Dinas Pangan & Perikanan Kabupaten Ngawi Berkontribusi Pada Acara Inbox 2017 Menggalakkan Gemar Makan Ikan Pada Siswa SD & SMP



Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pangan dan Perikanan berkontribusi pada acara Inbox 2017 menggalakkan gemar makan ikan pada Siswa SD & SMP, karena tingkat konsumsi ikan per kapita masih rendah. Gemar makan ikan ini baik untuk kesehatan dan kecerdasan anak, nutrisi-nutrisi yang terkandung dalam ikan juga sangat bagus bagi pertumbuhan anak. Oleh karena itu Dinas Pangan & Perikanan menganjurkan kepada orang tua  melalui berbagai Sosialisasi agar lebih banyak lagi mengonsumsi berbagai jenis ikan yang halal untuk putra-putrinya pada masa pertumbuhan yang di implementasikan pada acara Inbox 2017 dengan memberikan kepada 5000 anak SD & SMP berupa olahan nugget dari hasil olahan Ikan Patin pada Sabtu  (02/09/2017).

Ikan merupakan hewan air yang memiliki gizi, mineral, nutrisi dan vitamin sehingga dipercaya memberikan berbagai manfaat kesehatan dari otak hingga jantung bagi yang gemar mengkonsumsinya. Mengkonsumsi ikan secara benar, baik dari segi memilih jenis ikan dan mengolahnya dapat mendatangkan manfaat secara maksimal untuk mencegah beberapa penyakit.
Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Ir Sunito M.Si mengatakan, "Gerakan ini merupakan momentum yang baik dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Ngawi yang sehat dan cerdas. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan masyarakat yang sehat fisik dan mental, disamping untuk meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat", ujarnya. Lebih lanjut Sunito menerangkan, "Sosialisasi gemar makan ikan diintensifkan karena ikan merupakan sumber gizi yang penting bagi tubuh. Kandungan asam lemak Omega-3 pada ikan juga dapat menurunkan kadar kolesterol, dengan mengonsumsi ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan otak anak, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakan terutama ana-anak usia dini, siswa SD & SMP menganjurkan untuk  gemar makan ikanp“, terangnya.

”Untuk itu upaya harus terus dilaksanakan agar dicapai derajad kecerdasan dan kesehatan guna mencapai ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini kita sebarkan misi konsumsi ikan, dengan dukungan dan sinergitas dari unit terbesar sekolah-sekolah hingga unit terkecil, keluarga. Saya memiliki keyakinan misi ini dapat tercapai dan maksimal. Dalam hal ini, peran semua pihak sangat penting dan strategis dalam mensosialisasikan dan mendukung gerakan ini. Dimana tindak lanjut bagi masyarakat agar dilakukan secara nyata dan berjenjang", jelas Handry Astuti S.Pt., M.Si Kabid Perikanan. Lebih lanjut Handry menambahkan, "Pemberian hasil olahan ikan Lele & Patin dalam bentuk Nuget pada Siswa SD & SMP pada acara Inbox 2017 di Alun2 Merdeka Ngawi adalah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya makan ikan, memberikan pengetahuan manfaat makan ikan guna menambah wawasan dalam memberikan bahan makanan yang bergizi cukup dan seimbang serta mengajak masyarakat memilih ikan sebagai menu makanan sehari-hari bagi keluarga", imbuhnya. (Tiwi)

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...