NGAWI - Dispendik
Kabupaten Ngawi Sebagai Penggerak Pagelaran Kolosal 115 Dalang Wayang Kulit
Bocah Spektakuler dengan Panjang Pakeliran 120 Meter, Sabet Penghargaan MURI
2017.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) sebagai Penggerak Pagelaran Kolosal 115 Dalang Wayang Kulit Bocah Spektakuler dengan Panjang Pakelirannya 120 meter berkolaborasi dengan 30 Sinden Bocah pada tanggal (7 s/d 9/9/2017) bertempat di Alun2 Merdeka Ngawi menggemparkan Dunia Pedalangan, sehingga Sabet Penghargaan & tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan MURI diserahkan langsung Kepada Kepala Dispendik Drs. Abimanyu M.Si oleh Sri Widayati Senior Manager MURI.
Drs. Abimanyu M.Si menjelaskan, "Festival Dalang Remaja Tingkat Nasional & Pagelaran Kolosal 115 Dalang Bocah dengan panjang Pakeliran 120 meter merupakan acara yang spektakuler karena mampu memecahkan Rekor MURI 2017 yang sebelumnya Rekor MURI dipecahkan Solo dengan Kelir sepanjang 65 meter. Tujuan diadakan acara ini yang utama untuk menumbuh kembangkan rasa cinta pada seni budaya daerah Kab. Ngawi pada anak didik guna membentuk karakter bangsa, memperkokoh jati diri & menjaga ke-Bhinekaan Bangsa Indonesia. Harapan kita, untuk mewujudkan Ngawi sebagai Barometer di bidang seni & budaya di Jawa Timur", jelasnya.
Lebih lanjut Abimanyu mengatakan, "Dispendik sebagai penggerak pagelaran ini secara rutin menggerakkan & memberi motivasi kepada para siswa mulai dari Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP mengadakan pembinaan budaya khususnya Seni Pedalangan bekerjasama dengan Disparpora & PEPADI Ngawi dengan rutin latihan melalui Sanggar Seni Pedalangan di sekolah-sekolah & di luar sekolah. Animo siswa didukung para orang tua luar biasa untuk mengikuti latihan Pedalangan. Hasilnya banyak siswa-siswi di Kab. Ngawi yang piawai dalam Seni Pedalangan & menyabet prestasi Dalang Bocah di Tingkat Provinsi Jawa Timur dan Tingkat Nasional, wajar kalau Kabupaten Ngawi menyabet Rekor MURI di Tahun 2017. Adapun Pagelaran Kolosal 115 Dalang Bocah yang pecahkan Rekor Dunia MURI 2017 menunjukkan, bahwa Kabupaten Ngawi sebagai kota budaya & kota pusaka di Jatim. Harapan kami sebagai Kadindik, dengan digelalarnya acara ini akan menumbuhkan minat dan bakat generasi muda di dunia Pewayangan, karena wayang mempunyai nilai2 yang adiluhung mengajarkan moral dan budi pekerti yang luhur", ujarya. (ADV/Dispendik Kab. Ngawi/Prastiwi)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) sebagai Penggerak Pagelaran Kolosal 115 Dalang Wayang Kulit Bocah Spektakuler dengan Panjang Pakelirannya 120 meter berkolaborasi dengan 30 Sinden Bocah pada tanggal (7 s/d 9/9/2017) bertempat di Alun2 Merdeka Ngawi menggemparkan Dunia Pedalangan, sehingga Sabet Penghargaan & tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan MURI diserahkan langsung Kepada Kepala Dispendik Drs. Abimanyu M.Si oleh Sri Widayati Senior Manager MURI.
Drs. Abimanyu M.Si menjelaskan, "Festival Dalang Remaja Tingkat Nasional & Pagelaran Kolosal 115 Dalang Bocah dengan panjang Pakeliran 120 meter merupakan acara yang spektakuler karena mampu memecahkan Rekor MURI 2017 yang sebelumnya Rekor MURI dipecahkan Solo dengan Kelir sepanjang 65 meter. Tujuan diadakan acara ini yang utama untuk menumbuh kembangkan rasa cinta pada seni budaya daerah Kab. Ngawi pada anak didik guna membentuk karakter bangsa, memperkokoh jati diri & menjaga ke-Bhinekaan Bangsa Indonesia. Harapan kita, untuk mewujudkan Ngawi sebagai Barometer di bidang seni & budaya di Jawa Timur", jelasnya.
Lebih lanjut Abimanyu mengatakan, "Dispendik sebagai penggerak pagelaran ini secara rutin menggerakkan & memberi motivasi kepada para siswa mulai dari Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP mengadakan pembinaan budaya khususnya Seni Pedalangan bekerjasama dengan Disparpora & PEPADI Ngawi dengan rutin latihan melalui Sanggar Seni Pedalangan di sekolah-sekolah & di luar sekolah. Animo siswa didukung para orang tua luar biasa untuk mengikuti latihan Pedalangan. Hasilnya banyak siswa-siswi di Kab. Ngawi yang piawai dalam Seni Pedalangan & menyabet prestasi Dalang Bocah di Tingkat Provinsi Jawa Timur dan Tingkat Nasional, wajar kalau Kabupaten Ngawi menyabet Rekor MURI di Tahun 2017. Adapun Pagelaran Kolosal 115 Dalang Bocah yang pecahkan Rekor Dunia MURI 2017 menunjukkan, bahwa Kabupaten Ngawi sebagai kota budaya & kota pusaka di Jatim. Harapan kami sebagai Kadindik, dengan digelalarnya acara ini akan menumbuhkan minat dan bakat generasi muda di dunia Pewayangan, karena wayang mempunyai nilai2 yang adiluhung mengajarkan moral dan budi pekerti yang luhur", ujarya. (ADV/Dispendik Kab. Ngawi/Prastiwi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar