Laporan : Prastiwi
Wartawati
Tabloid Cakrawala
NGAWI - Kucuran
Dana Desa (DD) Tahun 2017 dari Pemerintah Pusat melalui APBN dimanfaatkan
Pemerintah Desa Teguhan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi untuk membangun
infrastruktur berupa Talud Penahan Tanah (TPT).
Hal ini diungkapkan Kepala Desa Teguhan Supriyono, "Kucuran DD Tahun 2017 digunakan Pemdes Teguhan untuk membangun TPT di 2 (dua) Dusun, yaitu Dusun Kerten dan Dusun Teguhan. Pembangunan TPT di di 2 Dusun sangat diperlukan, terutama di Dusun Kerten agar tanah disepanjang jalan Lapangan Kerten tidak longsor karena kondisi tanahnya gerak dan apabila ada kucuran dana lagi baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat juga akan dilengkapi bangunan drainase yang bagus, sehingga bila musim penghujan datang air dari bahu jalan dan area persawahan tidak masuk lapangan yang mengakibatkan lapangan becek dan rusak yang dapat mengganggu kegiatan olahraga. Konstruksi pembangunan TPT dirancang sangat bagus dan kuat agar tidak mudah ambrol", ungkapnya.
Lebih lanjut Ketua TPK Bidang Pembangunan Eko Setyo Budi ST menjelaskan, "Pembangunan TPT di Dusun Kerten RT. 10 RW. 04 menghabiskan dana sebesar Rp. 50.000.000,-. Sedangkan pembangunan TPT di Dusun Teguhan RT. 03 RT. 04 & RT. 05 RW. 01 menelan dana sebesar Rp. 200.000.000,-. Pelaksanaan pembangunan TPT ini semua berdasarkan bestek atau RAB, sehingga apabila ada pemeriksaan dari Inspektorat & BPK kami selaku TPK Bidang Pembangunan dapat mempertanggungjawabkannya dan tidak berurusan dengan hukum", jelasnya. (tiwi)
Hal ini diungkapkan Kepala Desa Teguhan Supriyono, "Kucuran DD Tahun 2017 digunakan Pemdes Teguhan untuk membangun TPT di 2 (dua) Dusun, yaitu Dusun Kerten dan Dusun Teguhan. Pembangunan TPT di di 2 Dusun sangat diperlukan, terutama di Dusun Kerten agar tanah disepanjang jalan Lapangan Kerten tidak longsor karena kondisi tanahnya gerak dan apabila ada kucuran dana lagi baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat juga akan dilengkapi bangunan drainase yang bagus, sehingga bila musim penghujan datang air dari bahu jalan dan area persawahan tidak masuk lapangan yang mengakibatkan lapangan becek dan rusak yang dapat mengganggu kegiatan olahraga. Konstruksi pembangunan TPT dirancang sangat bagus dan kuat agar tidak mudah ambrol", ungkapnya.
Lebih lanjut Ketua TPK Bidang Pembangunan Eko Setyo Budi ST menjelaskan, "Pembangunan TPT di Dusun Kerten RT. 10 RW. 04 menghabiskan dana sebesar Rp. 50.000.000,-. Sedangkan pembangunan TPT di Dusun Teguhan RT. 03 RT. 04 & RT. 05 RW. 01 menelan dana sebesar Rp. 200.000.000,-. Pelaksanaan pembangunan TPT ini semua berdasarkan bestek atau RAB, sehingga apabila ada pemeriksaan dari Inspektorat & BPK kami selaku TPK Bidang Pembangunan dapat mempertanggungjawabkannya dan tidak berurusan dengan hukum", jelasnya. (tiwi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar