Senin, 18 Desember 2017

Festival Durian Spektakuler Argo Munung Desa Karanggupito Dimeriahkan Dengan Pemberian Penghargaan Bupati Award Tahun 2017


Laporan _-Prastiwi
Wartawati Tabloid CAKRAWALA

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi baru pertama kalinya menggelar Festival Durian Argo Munung di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi mampu menyedot ribuan  para penggemar durian untuk datang ke lokasi kegiatan yang sekaligus sebagai ajang Bupati Award 2017, pada hari Minggu (10/12/2017).

Jaseman, S.STP, M.Si Kabid Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat DPMD Kabupaten Ngawi selaku Ketua Pelaksana Festival Durian menjelaskan, "Festival Durian  tidak lepas dari hasil kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi sebagai leading sector dengan Disparpora Kab. Ngawi, Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Ngawi dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Karanggupito. Animo masyarakat sangat luar bisa, penggemar durian bisa mendapatkan harga mulai 40 ribu hingga 150 ribu perbuah. Festival Durian ini sebagai bentuk nyata memberdayakan masyakarat lokal desa bersaing secara ekonomi dengan memanfaatkan hasil produksi pertanian serta perkebunan seperti di Desa Karanggupito memang merupakan wilayah desa penghasil buah durian dengan cipta rasa yang khas, tentu antara desa satu dengan lainya produk yang dihasilkan ada perbedaaan mengacu pada letak geografis dan sistem perekonomian lokal. Pada festival ini disajikan berbagai macam masakan dengan bahan dasar durian agar masyarakat yang datang dapat menikmati enak dan legitnya hasil olahan warga masyarakat Desa Karanggupito", jelasnya.

Lebih lanjut Kepala DPMD Kabupaten Ngawi Kabul Tunggul Winarno, S.IP menerangkan, "Festival Durian yang baru pertama kalinya digelar sangat diharapkan menjadi agenda tahunan yang mendapat sambutan dan apresiasi dari masyarakat Ngawi, bahkan wisatawan domestik yang datang dari berbagai kota di Indonesia. Pada Festival ini Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono juga memberikan penghargaan kepada tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, budayawan, pengusaha muda maupun para interpreneur muda yang telah berinovasi total secara kompetitif seperti si Kecil Talitha Salsabila Siswi Kelas VI SDN Margomulyo 1 Ngawi Putri Sulung Sekpri Bupati Ngawi Ummu Bayyinah, SP, M.Si mendapat pengharhagaan sebagai siswi multitalenta di Tahun 2017 mendapat 15 Penghargaan baik Tingkat Kabupaten, Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Pada intinya bagi mereka yang telah memberikan kontribusi bagi akselerasi pembangunan di wilayah Ngawi sesuai bidangnya masing-masing melalui Bupati Award Tahun 2017", terangnya.

Usai acara Festival Durian ketika ditemui Wartawan Cakrawala Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, "Adanya Festival Durian Argo Munung ini memberikan motivasi kepada 213 Desa dan 4 Kelurahan yang ada di Ngawi untuk menghasilkan satu produk kelas global yang unik khas daerah dengan memanfatkan sumber daya lokal dalam upaya meningkatkan Industri Kecil Menengah (IKM) berdaya saing dipasar domestik dan global, dengan demikian tujuanya nanti tidak lain untuk menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif lokal, dari sumber daya, yang bersifat unik khas daerah, bernilai tambah tinggi, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, memiliki image dan daya saing yang tinggi. Pemkab Ngawi ingin lebih mengenalkan lagi,  bahwa durian Karanggupito yang mempunyai khas rasa yang sangat enak, legit dan variannya banyak. Selain itu ingin menjadikan Karanggupito sebagai Desa Wisata khas durian. Pemkab Ngawi akan mengoptimalkan acara ini melalui DPMD dan Disparpora sebagai salah satu branding wisata desa, sehingga ke depannya festival ini akan berkembang dan terus berlanjut dengan berbagai kreatifitas dan inovasi", ujarnya. (Tiwi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...