Senin, 18 Desember 2017

PROGRAM UNGGULAN DESA WULELE JAYA FOKUS PADA PENGEMBANGAN KOMODITI KELAPA.




Laporan – Akbar
Wartawan Tabloid CAKRAWALA

WULELE JAYA - Dalam rangka peningkatan kafasitas ekonomi Masyarakat, Pemdes Wulele Jaya,  Kec.  Buke,  Kab. Konsel,  terus menggagas program yang dapat mendukung pencapaian ekonomi tersebut,  dengan pengembangan dan penanaman komoditi Kelapa,  baik Kelapa jenis Hibrida maupun kelapa jenis lokal,  yang dapat mengubah dan meningkatkan perekonomian menuju kesejateraan, selain itu Desa Wulele jaya juga mendapat kepercayaan dari pemda Konsel sebagai Desa tempat pengembangan pakan ternak Sapi, dengan bantuan penanaman Rumput gaja,  seluas 15 ha,  yang kemudian dapat bertabah areal penanamannya.
Program penanaman dan pengembangan komoditi kelapa,  merupakan bagian dari kegiatan Bumdesnya,  yang pengelolaannya terus dilakukan kedepan dengan fokus pada pengembangan dan penanaman Komoditi Kelapa, hal ini merupakan realisasi dari program DD yang diluncurkan Pemerintah pusat.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Kades Wulele Jaya,  Amiruddin pada media ini menjelaskan bahwa " saat ini kami sedang dalam proses penyelesain fisik tahap dua,  yang sebelumnya telah usai melakukan pembangunan peningkatan Jalan 3 km,  pembuatan Drainase 100 m,  dan pembangunan Deucher 3 unit,  adapun yang merupakan tahap dua adalah pembangunan Jembatan satu unit,  yang pelaksanannya sedang dalam proses " tegasnya
" Bahwa Badan usaha milik Desa ( Bumdes)  Desa Wulele jaya fokus pada pengembangan dan penanaman komoditi Kelapa,  baik jenis Hibrida maupun lokal, selain itu Desa Wulele jaya mendapat kepercayaan dari pemda Konsel untuk pengembangan dan penanaman Pakan Ternak ( Rumput Gaja),  seluas 15 ha,  yang dapat bertambah kedepan, hal ini dikarenakan cultur tanah Desa Wulele Jaya cocok dengan penanaman rumput gaja " katanya
Lanjut Kades, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh TPKD bersama seluruh elemen Masyarakat,  yang sebagai ketua TPK adalah Siswan,  Karmila selaku Bendahara dan Marwan Husai sebagai ketua Bumdes,  serta jumlah kk adalah 228 dan mata pencaharian Warga adalah petani dan pekebun.
" Ia juga menambahkan bahwa, dengan adanya program DD yang diluncurkan oleh pemerintah pusat,  sangat kami afresiasi sebab tanpa program Nasional ini maka sarana infrastruktur belum tentu nampak seperti sekarang ini,  selain mendapatkan ruang Masyarakat juga menambah penghasilan tanpa harus keluar jauh bekerja kedaerah lain,  dan diwilayah yang dinohkodainya saat ini memiliki sumber daya alam yang telah difungsikan oleh Masyarakat,  yakni sumber air bersih " ucap Amiruddin. ( Akbar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Musrenbang Kecamatan Paron Tahun 2018 Untuk Menampung Aspirasi Masyarakat Di 14 Desa

Laporan – Prastiwi Wartawati CAKRAWALA NGAWI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah forum musyawar...